Sabtu, 14 Juni 2014

Halal Face Srub: Wardah White Secret Exfoliating Scrub

Pernah nggak ngerasa wajah kusem banget? Sering? Samaaaaak :p
Pualing bikin bete, kalo ada lapisan tipis agak mengelupas di bagian cuping hidung atau sudut bibir yang nggak oke banget kalo ditimpa bedak, krim dan apapun itu. Berdasar pengalaman amatiran perkulitan seperti saya, itu adalah tanda kulit wajah yang butuh di-peeling (dikuliti, dikelupas) pada bagian paling luar yaitu epidermis. 
Lapisan epidermis yang paling luar, merupakan lapisan sel kulit mati. Inti sel yang sudah mati pada lapisan ini mengandung zat keratin. Apabila lapisan ini mengelupas, akan digantikan dengan lapisan baru. Jadi tenang saja, peeling ini aman asalkan tidak rutin setiap hari, toh bukan termasuk perawatan invasif seperti facial. Rajin amat tiap hari, mandi aja belom tentu tiap hari... #cantiktapikemproh *haa?cantik?
Saya pengen mereview produk yang saya gunakan untuk peeling ini: Wardah White Secret Exfoliating Scrub. Intinya krim peeling ini termasuk serangkaian White Series dari Wardah, saya pernah pakai krim malam, pagi dan tinted day cream dari seri tersebut, reviewnya klik di sini.

Kemasan
Krim ini diluncurkan dalam bentuk tube seperti gambar di bawah. Hanya tersedia dalam satu ukuran yaitu 40ml. Sangat cukup untuk berkali-kali peeling lah, kecuali wajahnya selebar lapangan tenis.

Kemasan tube munyil.

Kandungan
Tutup yang mainstream, halah.
 Tekstur dan Bau
Tekstur scrubnya kecil-kecil sekali. Saking kecilnya terasa perih dan agak menusuk jika digosok agak keras. Solusinya, gosok pelan-pelan untuk mengangkat kulit mati tanpa menyakiti hati dan perasaan #opolhoo. Untuk baunya sendiri... enak! Ada fragnance-nya mungkin ya seperti semua produk di White Secret Wardah. Baunya pokoknya enak, menurut saya.. Menurut saya lagi bau ketek saya enak, menurut saya lho. Bau hanyalah soal selera, setuju?
Tekstur

Kecil kecil banget, wani perih dek :" #wuopoh

Putih-putih tipis menghilang, kinclong setelah digosok :3
Kesimpulan:
(-) Scrubnya kecil-kecil, sakiiit.
(+) Baunya enak, tidak lengket

Harga Rp 17.000,-



Jumat, 25 April 2014

Enjoy spare time, luluran! (Short Review: Lulur Tradisional Bali Herborist extract Green Tea plus Whitening)

Assalamuailaikum...
Tergelitik ingin menulis karena jenuh. Jenuh yang manusiawi karena melakukan hal yang sama, menghadapi masalah yang sama, berada situasi yang kurang lebih sama tiap harinya selama berbulan-bulan. Bahkan saking jenuhnya kita sampai nggak tau harus refreshing atau liburan dengan cara yang bagaimana... karena waktu yang mepet nggak bisa ke mana-mana. Harus ngapain di sela-sela libur sehari ya? Ngemall? Nongkrong? Olah raga? Pantai? Oh kejauhan :(
Saya melihat lulur saya tergeletak di tempat makeup yang saya pernah buat dulu. Terakhir kali memakainya sewaktu KKN, seru banget luluran bareng temen-temen di teras pondokan. Mau cowok atau cewek ikutan semua, gantian ngeluluran tangan, lengan atau kaki. Menyenangkan sekali, dengan cara sederhana kita bisa bercanda ria sambil menghirup bau lulur yang segar :)
Mungkin bagi kamu yang ingin kegiatan berbeda dengan keluarga, teman atau pacar, bisa mencoba luluran bareng. Oya, saya sudah mencoba beberapa lulur sebelumnya: Purbasari, Shinzui, dan ini yang terakhir tersisa Herborist Green Tea Extract plus Whitening.

Tekstur dan warna
Butiran scrubnya berawarna putih berukuran tidak terlalu besar, malah halus menurut saya. Ini yang saya suka, cepat kering dan langsung bisa digosok untuk mengangkat daki-daki bandel.


Bau
Lulur Herborist punya beberapa varian. Pada dasarnya masalah bau itu tergantung selera masing-masing. Bagi saya yang tidak suka aroma manis, varian Green Tea ini sangat segar dan punya efek relaxant...

Kesimpulan
Untuk efek saya tidak terlalu peduli, nggak ada lulur instan bikin putih atau halus dalam sekali gosok (eh ada nggak sih). Bagi saya, luluran itu ajang buat santai dan menghabiskan waktu saja sih. Selamat mencoba :D


Harga ± Rp 10.000,- (di supermarket)

Sabtu, 19 April 2014

Review: Wardah White Secret Tinted Day Cream

Wih lama banget nggak nulis-nulis di blog random ini. Kayaknya saya tenggelam dalam keasyikan dunia nyata, keasyikan ngerjain tugas dan jaga di rumah sakit #prek :'D
Oke skip, sekarang saya mau cerita skin care andalan saya yang sering banget saya pake, holy grail kalo kata mas Jay-Z feat Justin Timberlake . Skin care ini saya anggap bisa menjadi mild foundation... yang saya pakai di kesempatan tertentu seperti kondangan, nge-date (cieileh~), nonton gigs, atau special occasion yang jarang saya hadiri. Kalo untuk harian sih, saya cuma pakai pelembab+sunblock dengan finishing loose powder. Saya suka banget dandan, tapi takut keliatan medok dan males ribet, meeeh :p

Wardah White Secret Tinted Day Cream, adalah satu rangkaian White Secret series dari Wardah. Dulu saya pernah membuat reviewnya di sini tapi saya pikir kurang valid karena hanya mencoba 2 atau 3 kali saja. Setelah memakai produk ini dengan keadaan tone kulit yang setingkat lebih cerah, saya ternyata menyukainya! Kenapa? Karena...

Kemasan
Simpel, seperti biasa berbentuk jar atau pot. Lumayan gede tapi masih bisa ditolerir untuk dibawa travelling. Gak bocor isinya dan nggak bisa pecah juga meski jatuh berkali-kali. Iya iyalah dari plastik :p

Tekstur dan Bau
Teksturnya ini, mungkin agak membingungkan. Lembut sih, tapi liat dan perlu skill ekstra untuk membaurkannya. Baunya enak! Udah pokoknya enak deh :)

Coverage
Bicara soal coverage... hey ini bukan foundation loh, ini day cream (yang notabennya adalah skin care). Ajaibnya, krim ini bisa menaikkan satu tone warna kulit, lumayan rata tapi tidak untuk menutup dark circle bawah mata ataupun bekas jerawat.

Oil Control dan Ketahanan
Di wajah saya yang tergolong normal-kering, nggak bikin kilang minyak kok. Bahkan setelah 4 jam, hanya sedikit minyak yang dihasilkan... plot plot pakai tissue, udah deh kece lagi. Yang saya suka lagi, krim ini nggak ter-oksidasi. Setelah 7 jam pun hanya berminyak namun tidak ada efek kusam.

Kesimpulan
(+) Mencerahkan tone dan meratakan warna kulit
(+) Halal
(+) Baunya enak
(+) Tidak teroksidasi
(-) Susah dibaurkan (di-blend

Harga Rp 70.000,-

Ada yang pernah coba? Sharing dong di kolom komentar :D

Rabu, 12 Maret 2014

Review: The Body Shop Cool Vitamin E BB Cream

Assalamualaikum... :D
Dari dulu pengen banget posting review BB cream ini, meskipun saya bukan penggemar BB cream. Untuk sehari-hari BB cream saja rasanya terlalu berat buat kulit saya (in my opinion), apalagi foundation untuk sehari-hari... duh sayang banget kulitnya. Soalnya saya sehari-hari cuma kuliah, paling banter jalan-jalan. Jadi seringnya cuma pake pelembab/ day cream atau mousturizing SPF, pokoknya skincare saja untuk base sebelum bedak tabur. I do love to set my skin free  everyday :D
Tapi saya penasaran sama BB cream The Body Shop yang mengklaim kandungan vit E yang tinggi di dalamnya.

Kemasan 50ml
Kemasan
Dari sisi kemasan, ngga ada yang spesial. Seperti tube plastik biasanya, tutupnya kokoh nggak gampang potol dari pangkal lipatan tutupnya walaupun dari plastik. Nggak keras, pas dipencet pelan langsung keluar isinya. Gampang dibawa kemana-mana soalnya bantet gitu bentuknya :))

Tekstur dan Warna
Teksturnya nggak encer dan terlalu nggak kental. Rasanya easy to blend karena emang warnanya sheer (tipis banget). Sama sekali ga ada coverage menurut saya. Nggak bikin wajah kayak topeng, namun di sisi lain juga nggak bisa nutup noda atau warna kulit wajah yang nggak rata.
Tekstur
Bener-bener transparan, nggak ada warnanya. Cuma jadi glowing aja.
Bau dan Oil Control
Baunya, aneh. Aneh banget, nggak biasanya produk TBS smells weird kayak gini. Baunya kayak semacem foundation jadul tapi lebih soft nggak menusuk. Oil controlnya sekitar empat jam di kulit saya baru bikin minyak, nggak parah. Nggak teroksidasi juga sih, nggak bikin kulit jadi abu-abu setelah beberapa jam pemakaian. Yang saya suka: BB Cream ini melembabkan, mungkin karena kandungan vit E nya?
Kandungan di The Body Shop Cool Vitamin E BB Cream

Kesimpulan:
(+) Melembabkan
(+) Kemasan kokoh dan praktis
(-) Tanpa SPF
(-) Sheer coverage
(-) Baunya aneh

Harga Rp 129.000,-

Sabtu, 08 Maret 2014

Review: Maybelline Master Brow

Di saat cowok-cowok ngegombal nggak bisa hidup tanpa kekasihnya.... Saya nggak percaya! Saya lebih nggak bisa hidup tanpa pensil alis! :p
Baru sadar bulan kemarin, tiga pensil alis saya sudah memendek, bahkan salah satunya lebih pendek dari pada tutupnya. Well, can you imagine that? Yuhuuu. Saatnya beli alis baru. Cari Wardah, masih kosong juga padahal udah setahun. Cari Sariayu, bosen ah warna cokelatnya agak merah. Cari Pixy, yah kok harganya naik jauuuh :(
Muter-muter liat-liat akhirnya beli Master Brow produk pensil alis automatic (bukan raut) dari Maybelline. Sama sekali nggak nge-swatch sebelumnya karena ga ada sample yang di taruh di atas etalase. Dengan sepenuh rasa nekat dan modal gambling, oke beli aja nggak mahal ini. Dari pada saya nggak hidup tanpa pensil alis bulan ini :(

Kemasan
Terbuat dari plastik, warna item dan tutupnya berwarna sama kayak isi pensilnya. Dibilang mewah enggak, murahan juga enggak. Yang saya takutin nih, pensil ini bakal gampang patah dalemnya kalo jatuh. Saya puter, agak kendor pas dipake ngegambar dan suka agak mlorot ke dalam isinya tapi nggak terlalu mengganggu.
Label ingredients, ikut hilang jika plastik segel dibuka.

Warna, Tekstur dan Pigmentasi
Kata Mbak Beauty Assistance Maybelline yang ngomporin beli ini, pensil ini cuma ada sewarna dan katanya lagi warnanya warna alis natural. Pas dibuka, taraaa... iya cakep warnanya kayak abu-abu ada hint cokelat. Gampang digoreskan dan nggak keras. Yang bikin keki tuh isinya, ternyata pendek banget sependek badanku #uwoooo. Bakalan sebulan abis nih.
Warnanya ini unik. Natural untuk wanita berambut alis hitam.
Isinya cuma segini ternyata --"
Ketika diaplikasikan di alis.

Ketahanan
Nggak ada klaim long lasting atau waterproof di produk ini. Ternyata langsung ilang sampe70% setelah wudhu. Huwaaa alisnya botak lagi deh :3
Suka banget sama hasilnya :D

Kesimpulan:
(+) Warnanya natural dan bagus
(+) Praktis, tidak keras
(-) Isinya pendek
(-) Gampang ilang kalo kena air
Harga Rp 25.000,-
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...